Langsung ke konten utama

How to using trendline

Fungsi trendline sebagai tool teknikal memang tak diragukan lagi. Selain dapat membantu mengenali tren, tool ini juga dapat dimanfaatkan untuk mencari titik entry. Ketika mulai menggaris chart dengan trendline, pengetahuan yang paling penting adalah setiap orang tidak akan sama dalam menarik garis trendline.
Walaupun misalnya Anda, saya, dan trader lainnya melakukan penggarisan pada chart yang sama, mungkin hasilnya akan beda. Sama-sama penggarisannya, namun tetap beda atau bisa dibilang mirip. Inilah yang mesti dipahami dalam penggarisan trendline, sehingga trader yang menggunakan metode ini tidak mudah terpengaruh oleh hasil analisis trader lain.
Dalam contoh lain Anda dapat melihat grafik 8-Hour dari EUR/AUD telah menurun. Perhatikan bagaimana trading trendline dibentuk dengan menghubungkan garis tertinggi pada grafik yang ditandai dengan warna hijau.
Karena trendline menunjukkan harga bergerak lebih rendah, maka Anda harus mempertimbangkan EUR/AUD dalam keadaan downtrend yang kuat. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk mempersiapkan sell pada posisi baru, saat harga bergerak kembali dari titik resistance. Sebaiknya carilah harga yang menyentuh resistance tapi tidak terus bergerak ke atas. Ketika harga mulai bergerak kembali ke arah trend, Anda akan memiliki sinyal jual yang valid.

Namun, bukan berarti Anda langsung bisa bersantai selepas open trade dengan sinyal di atas. Dalam skenario ini Anda masih harus memberi batas kerugian dengan stop loss yang ditempatkan di atas resistance.
Sumber : seputarforex.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda Trader Pemula? Cocok pakai teknik ini

Hallo traders! Kita akan segera memulai edukasi sore ini dengan materi "Crossing moving average" dan aplikasinya dalam trading Forex di MT4

Strategi Forex tidak perlu rumit untuk bisa mendapatkan analisa yang akurat.  Alat paling sederhana yang telah ditetapkan pada platform MT4 sudah cukup untuk membuat profit 1000 pips. Alat apakah yang dimaksud?

Tentu saja pakai MOVING AVERAGE. Teknik yang digunakan adalah sesuai dengan judul edukasi kita sore ini yaitu "Crossing Moving Average"

Jadi, apa itu strategi crossover?

Strategi crossover adalah di mana pemicu untuk memasuki sebuah trade adalah ketika crossover Moving Average terjadi. Misalnya, harga melintasi garis MA. Mari simak cara penggunaanya..

Lalu MA berapa yang harus kita gunakan?
1. Memasang MA Crossover

Agar bisa menggunakan MA Crosover, pertama-tama Anda harus memasang beberapa indikator Moving Average dulu, yaitu MA 13 (biru), MA 8 (hijau), dan MA 5 (merah).
Warna garis MA dibuat berbeda-beda agar MA Cross…

Trading saat market sideways

Halooo... Selamat sore semua nya

Apa kabar hari ini?
smoga semua dalam keadaan Happy ya.. karena semalam kita sudah diajar melayan layan dan terbang tinggi bersama gold. hehehe

Akhir akhir ini kita bisa melihat pasar begitu sulit, bisa dikatakan range harga bergerak di suatu area yang cukup lebar.

Hari ini saya akan mensharingkan sebuah ilmu dan juga pengetahuan untuk melakukan trading di sebuah range tertentu.

" Trading pada saat market sideways "

Apa iya bisa?

Dalam kondisi sideways kita tidak akan pernah tahu kapan akan berakhir, yang bisa kita lakukan adalah menunggu atau keluar dari pasar seperti ini sampai kondisi trend benar- benar jelas.

Dalam kondisi ini area sideways dari sebuah market juga bisa disebut area supply dan demand, area supply artinya banyaknya candlestick yang berjajar yang posisinya di atas atau resistance sedangkan area demand artinya banyaknya candlestick yang berjajar di area support.

Kondisi market sideways disebabkan karena antara bullish (pembel…

Profit banyak dengan pair ini !!!

Hallo para trader,
kita jumpa lagi...
Gimana trading kita minggu kemarin ?
Alhamdulillah kalau profit, bagi yang masih sering Loss bahkan MC ? Sabar, tinggal dilatih aja skill dan insting tradingnya. Insyallah tradingnya akan lebih akurat.

Kali ini saya mau mengulas satu pair yang mencoba membentuk suatu pattern.
Pair ini adalah NZDUSD.
So kita kupas satu persatu.
Poin-poinnya :
* Kita tahu Minggu kemarin pair ini mengalami kenaikan yang cukup lumayan.
* Namun sebagai catatan, alangkah bijaknya jika kita trading dengan menggunakan timeframe yang lebih besar.
* Timeframe yang dipakai minimal haruslah H4 atau D1 seperti gambar diatas
* Dari gambar diatas kita bisa melihat gambaran yang lebih jelas tentang suatu pergerakan
* Nah, ini sekarang yang menarik. Pattern-pattern tersebut selain membentuk flag, ternyata pattern tersebut bisa kita simpulkan sebagai secondary reaction dari sebuah trend
* Yang artinya, sifat secondary reaction ini adalah hanya sebagai retracement dari trend utama