Langsung ke konten utama

Trading saat market sideways

Halooo... Selamat sore semua nya

Apa kabar hari ini?
smoga semua dalam keadaan Happy ya.. karena semalam kita sudah diajar melayan layan dan terbang tinggi bersama gold. hehehe

Akhir akhir ini kita bisa melihat pasar begitu sulit, bisa dikatakan range harga bergerak di suatu area yang cukup lebar.

Hari ini saya akan mensharingkan sebuah ilmu dan juga pengetahuan untuk melakukan trading di sebuah range tertentu.

" Trading pada saat market sideways "

Apa iya bisa?

Dalam kondisi sideways kita tidak akan pernah tahu kapan akan berakhir, yang bisa kita lakukan adalah menunggu atau keluar dari pasar seperti ini sampai kondisi trend benar- benar jelas.

Dalam kondisi ini area sideways dari sebuah market juga bisa disebut area supply dan demand, area supply artinya banyaknya candlestick yang berjajar yang posisinya di atas atau resistance sedangkan area demand artinya banyaknya candlestick yang berjajar di area support.

Kondisi market sideways disebabkan karena antara bullish (pembeli) dan bearish (penjual) sama kuat. Ada juga yang menyebutnya dengan kondisi market yang stagnan atau jalan ditempat.

Namun tidak semua kondisi Sideways selalu sama, ada yang bisa ditradingkan dan ada juga yang harus dihindari.

Oleh karena itu, saya sarankan untuk traders mengetahui kondisi pasar dalam keadaan sideways

Kondisi Sideways yang bisa ditradingkan jika dibatasi oleh range harga yang jelas.  Dalam hal ini, harga berosilasi atau bergerak di dalam range yang tetap di antara level Support Resistance.

Untuk mengetahui apakah kondisi Sideways layak ditradingkan atau tidak, bisa dilihat dengan melakukan zoom out, atau melihat pergerakan harga pada Time Frame yang lebih tinggi.

Berikut Contoh Kondisi Sideways dalam Chart dengan Range Trading yang Jelas:


Tampak pada chart di atas, harga berada dalam trading range yang jelas di antara level Resistance kunci (Key Resistance) dan Support kunci (Key Support).

Level-level tersebut merupakan patokan untuk Entry dan Exit serta tempat kita melihat kemungkinan adanya sinyal trading yang valid.

Dengan range yang jelas, kita juga bisa menentukan Risk Reward Ratio yang memadai, karena kemungkinan pergerakan harga dari level Support ke Resistance dan sebaliknya cukup besar.

Tapi, dalam sideways pun ada saat dimana suatu pair tidak bisa di trading dan beresiko tinggi.
So, kita bahan di pertemuan berikutnya ya...
See you next time...
⛰ Mau signal gratis setiap hari ?
Klik Disini
⛰ Mau sharing-sharing bareng teman-teman di grup ?
Klik Disini
⛰ Masih newbie?
Silakan coba teknik ini
Teknik simpel namun profitable

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profit banyak dengan pair ini !!!

Hallo para trader,
kita jumpa lagi...
Gimana trading kita minggu kemarin ?
Alhamdulillah kalau profit, bagi yang masih sering Loss bahkan MC ? Sabar, tinggal dilatih aja skill dan insting tradingnya. Insyallah tradingnya akan lebih akurat.

Kali ini saya mau mengulas satu pair yang mencoba membentuk suatu pattern.
Pair ini adalah NZDUSD.
So kita kupas satu persatu.
Poin-poinnya :
* Kita tahu Minggu kemarin pair ini mengalami kenaikan yang cukup lumayan.
* Namun sebagai catatan, alangkah bijaknya jika kita trading dengan menggunakan timeframe yang lebih besar.
* Timeframe yang dipakai minimal haruslah H4 atau D1 seperti gambar diatas
* Dari gambar diatas kita bisa melihat gambaran yang lebih jelas tentang suatu pergerakan
* Nah, ini sekarang yang menarik. Pattern-pattern tersebut selain membentuk flag, ternyata pattern tersebut bisa kita simpulkan sebagai secondary reaction dari sebuah trend
* Yang artinya, sifat secondary reaction ini adalah hanya sebagai retracement dari trend utama

Anda Trader Pemula? Cocok pakai teknik ini

Hallo traders! Kita akan segera memulai edukasi sore ini dengan materi "Crossing moving average" dan aplikasinya dalam trading Forex di MT4

Strategi Forex tidak perlu rumit untuk bisa mendapatkan analisa yang akurat.  Alat paling sederhana yang telah ditetapkan pada platform MT4 sudah cukup untuk membuat profit 1000 pips. Alat apakah yang dimaksud?

Tentu saja pakai MOVING AVERAGE. Teknik yang digunakan adalah sesuai dengan judul edukasi kita sore ini yaitu "Crossing Moving Average"

Jadi, apa itu strategi crossover?

Strategi crossover adalah di mana pemicu untuk memasuki sebuah trade adalah ketika crossover Moving Average terjadi. Misalnya, harga melintasi garis MA. Mari simak cara penggunaanya..

Lalu MA berapa yang harus kita gunakan?
1. Memasang MA Crossover

Agar bisa menggunakan MA Crosover, pertama-tama Anda harus memasang beberapa indikator Moving Average dulu, yaitu MA 13 (biru), MA 8 (hijau), dan MA 5 (merah).
Warna garis MA dibuat berbeda-beda agar MA Cross…

Anda Trader pemula ? Simak ulasan berikut ini

Selamat pagi semuanya

Apa kabar hari ini?

semoga semua dalam keadaan sehat ya

Amiiinnn

Saya yakin semua yang follow telegram SFX SIGNAL dan Edukasi Newbie ini orang2 yang sudah pengalaman dalam dunia trading

tapi ada beberapa orang yang minta dibuatkan edukasi untuk yang pemula

nahh jadi tema edukasi pada hari ini adalah Hal apa saja sih yang harus diperhatikan sebagai seorang newbie

Biasanya para newbie ini masih kesulitan untuk beradaptasi dengan dunia barunya sehingga banyak yang tidak bertahan lama. Sebetulnya, mereka bisa bertahan dan meraih profit dalam dunia trading asal mereka terus belajar dan tidak menyerah untuk terus mencari informasi mengenai pembelajaran dan hal-hal yang bisa membuat mereka bertahan sampai sukses.

Salah satunya temen2 yang ada di telegram  yang masih terus cari informasi dan belajar mengenai trading

Nahh mulai masuk ke bahasan ya sebenarnya apa saja sih hal2 yang harus diperhatikan sebagai seorang trader newbie

1. Jangan Pernah "Take a Risk" d…