Langsung ke konten utama

Anda Trader Pemula? Cocok pakai teknik ini



Hallo traders! Kita akan segera memulai edukasi sore ini dengan materi "Crossing moving average" dan aplikasinya dalam trading Forex di MT4

Strategi Forex tidak perlu rumit untuk bisa mendapatkan analisa yang akurat.  Alat paling sederhana yang telah ditetapkan pada platform MT4 sudah cukup untuk membuat profit 1000 pips. Alat apakah yang dimaksud?

Tentu saja pakai MOVING AVERAGE. Teknik yang digunakan adalah sesuai dengan judul edukasi kita sore ini yaitu "Crossing Moving Average"

Jadi, apa itu strategi crossover?

Strategi crossover adalah di mana pemicu untuk memasuki sebuah trade adalah ketika crossover Moving Average terjadi. Misalnya, harga melintasi garis MA. Mari simak cara penggunaanya..

Lalu MA berapa yang harus kita gunakan?
1. Memasang MA Crossover

Agar bisa menggunakan MA Crosover, pertama-tama Anda harus memasang beberapa indikator Moving Average dulu, yaitu MA 13 (biru), MA 8 (hijau), dan MA 5 (merah).
Warna garis MA dibuat berbeda-beda agar MA Crossover nantinya lebih mudah dilihat.

Dalam contoh yang kami berikan, Simple Moving Average 13, 8, dan 5 menunjukkan bagaimana MA Crossover bisa digunakan dalam Day Trading harian.
Jika anda menyukai swing trading atau trading dengan timeframe lebih lama, angka Moving Average bisa di sesuaikan lagi menjadi lebih besar.
Setelah ketiga garis MA dipasang, mari kita lihat tampilannya pada chart...
Bisa perhatikan dimana ketiga garis MA crossing bisa menjadi indikasi untuk entry posisi Buy ataupun Sell
Rumus penggunaan MA Crossover sangat sederhana, yaitu:

– Sinyal Sell: Jika MA lebih pendek melintasi MA lebih tinggi ke arah bawah. Atau dalam contoh ini, jika MA5 (merah) bergerak memotong garis hijau dan biru dari atas ke bawah.

– Sinyal Buy: Jika MA lebih pendek melintasi MA lebih tinggi ke arah bawah. Atau dalam contoh ini, jika MA5 (merah) bergerak memotong garis hijau dan biru dari bawah ke atas.
Sangat mudah kan penggunaan nya...😊

Pengaturan setting hanya beberapa detik, lalu Anda bisa langsung trading menggunakan MA Crossover.

Namun teknik ini bukan tanpa kelemahan nah ini beberapa kelemahan nya...
1. MA Crossover sifatnya “lagging”, atau terlambat. Jika kita amati lagi chart di atas, kita akan menemukan bahwa crossover baru muncul ketika harga sudah beberapa saat berbalik turun. Demikian juga pada sinyal Buy yang baru muncul setelah beberapa candle terlihat naik.
Garis Moving Average bisa anda manfaatkan sebagai konfirmasi trading anda sekaligus pemicu trading anda. Manfaatkan dengan baik setiap momentum adanya crossover dari garis Moving Average anda.
Untuk mencapai sukses dalam jangka panjang, hendaknya Anda fokus pada proses trading, bukan pada besarnya profit yang akan Anda peroleh. Pastikan anda selalu belajar dan persiapkan rencana trading anda secara matang.

Demikianlah edukasi hari ini, semoga rekan-rekan trader bisa langsung mengaplikasikan teknik yang baru saja dipelajari dalam analisa tradingnya.
 So, keep learn and earn ya...

Happy trading...
.
.
Baca juga :
Mau sukses di trading? Hindari kesalahan-kesalahan ini


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profit banyak dengan pair ini !!!

Hallo para trader,
kita jumpa lagi...
Gimana trading kita minggu kemarin ?
Alhamdulillah kalau profit, bagi yang masih sering Loss bahkan MC ? Sabar, tinggal dilatih aja skill dan insting tradingnya. Insyallah tradingnya akan lebih akurat.

Kali ini saya mau mengulas satu pair yang mencoba membentuk suatu pattern.
Pair ini adalah NZDUSD.
So kita kupas satu persatu.
Poin-poinnya :
* Kita tahu Minggu kemarin pair ini mengalami kenaikan yang cukup lumayan.
* Namun sebagai catatan, alangkah bijaknya jika kita trading dengan menggunakan timeframe yang lebih besar.
* Timeframe yang dipakai minimal haruslah H4 atau D1 seperti gambar diatas
* Dari gambar diatas kita bisa melihat gambaran yang lebih jelas tentang suatu pergerakan
* Nah, ini sekarang yang menarik. Pattern-pattern tersebut selain membentuk flag, ternyata pattern tersebut bisa kita simpulkan sebagai secondary reaction dari sebuah trend
* Yang artinya, sifat secondary reaction ini adalah hanya sebagai retracement dari trend utama

Pattern profitable namun sering diabaikan

Hallo trader....

Kita jumpa lagi di moment yang membahagiakan hari ini. By the way bagaimana nie trading kalian ? Semoga bisa Profit konsisten ya...Aminso, gak perlu berpanjang lebar lagi, kali ini saya mau mengupas satu pattern yang cukup profitable.

Yups, pattern ini adalah HNS dan Inverted HNS. Dan kebetulan pattern ini kita jumpai pada pair AUDJPY saat ini

🎖Pattern HNS/ Head and Shoulder
Head and shoulder pattern adalah pola chart reversal, artinya, apabila pola ini terbentuk kecenderungan akan disertai dengan pembalikan harga besar-besaran.

Dapatkah anda melihat gambaran “kepala dan bahu” pada pola tersebut? “Kepala” adalah titik tertinggi (higest-high), yang diapit oleh “bahu” yang merupakan dua titik tertinggi sejajar di bawah kepala. Dalam pola seperti itu, kita bisa melakukan open position di bawah “leher”. Kita juga bisa menentukan target sejauh “leher” tersebut dengan mengukur jarak antara “kepala” dan “bahu”. 

Kecenderungan harga merosot jauh setelah pola ini terbentuk. Sepe…

Trading saat market sideways

Halooo... Selamat sore semua nya

Apa kabar hari ini?
smoga semua dalam keadaan Happy ya.. karena semalam kita sudah diajar melayan layan dan terbang tinggi bersama gold. hehehe

Akhir akhir ini kita bisa melihat pasar begitu sulit, bisa dikatakan range harga bergerak di suatu area yang cukup lebar.

Hari ini saya akan mensharingkan sebuah ilmu dan juga pengetahuan untuk melakukan trading di sebuah range tertentu.

" Trading pada saat market sideways "

Apa iya bisa?

Dalam kondisi sideways kita tidak akan pernah tahu kapan akan berakhir, yang bisa kita lakukan adalah menunggu atau keluar dari pasar seperti ini sampai kondisi trend benar- benar jelas.

Dalam kondisi ini area sideways dari sebuah market juga bisa disebut area supply dan demand, area supply artinya banyaknya candlestick yang berjajar yang posisinya di atas atau resistance sedangkan area demand artinya banyaknya candlestick yang berjajar di area support.

Kondisi market sideways disebabkan karena antara bullish (pembel…