Langsung ke konten utama

Mengenal pola Flag dan Pennant

Selamat siang semuanya....
Kita jumpa lagi. Kali ini saya mau mengulas 2 pattern unik yang sangat profitable. Apa itu ???
Yups, kita akan mengulas Pattern Flag dan Pennant.
Mari kita kupas satu persatu

    Flag & pennant
Kita akan membicarakan flagterlebih dahulu. Flag sebenarnya adalah channel kecil yang muncul setelah rally. Arah channelnya berlawanan dengan arah rally-nya. Jadi, jika ada down channel kecil yang muncul setelah rally bullish, itu disebut sebagai bullish flag.Sebaliknya, up channel kecil yang muncul setelah rally bearish disebut dengan bearish flag.
Mari kita perhatikan gambar berikut:
Bullish flag
Bearish flagYa, begitulah bentuk dasar flag. Sekarang Anda sudah tahu mengapa pola ini disebut sebagai flag: karena bentuknya mirip dengan bendera (flag) dan tiangnya (flagpole). Flagdirepresentasikan oleh channel kecil sedangkan flagpole-nya adalah titik a ke b yang terlihat pada gambar di atas.
Pada bearish flag, tembusnya lower line dari up channel adalah konfirmasinya. Harga cenderung akan bergerak turun jika bearish flag sudah terkonfirmasi.
Sebaliknya, pada bullish flag, konfirmasinya adalah tembusnya upper line dari down channel. Proyeksi pergerakan harga selanjutnya adalah bullish jika bullish flag telah terkonfirmasi.
Cara menentukan target pergerakan harga juga sederhana. Anda cukup mengukur panjangflagpole-nya saja. Sepanjang flagpole itulah jarak yang termungkinkan untuk ditempuh oleh pergerakan harga. Misalnya, jika panjang flagpole-nya adalah 100 pips, maka harga cenderung akan bergerak sejauh 100 pips setelah pola flag-nya terkonfirmasi.
Tetapi pada prakteknya, kebanyakan trader berhenti (menutup posisinya) setelah harga bergerak “setengah jalan” sebelum mencapai target. Misalnya jika target adalah sejauh 100 pips, maka mereka cenderung untuk berhenti di 50 – 60 pips.
Syarat umum dari flag adalah sebagai berikut:
  1. Terjadi rally sebelum channel kecil terbentuk.
  2. Channel yang terjadi arahnya harus berlawanan dengan arah rally sebelumnya.
  3. Panjang channel (flag) paling tidak sepertiga panjang flagpole.
OK, kita akan membahas pennantsekarang. Pennant pada dasarnya adalah pengembangan dari pola symmetrical triangle. Hanya saja, pennant didahului oleh rally yang panjang dan cukup curam. Bisa dikatakan bahwa pennant merupakan hasil kawin silang antara symmetrical triangle dengan flag.
Oleh karena pennant mirip dengan symmetrical triangle dan flag, maka dengan sendirinya aturan-aturan yang berlaku pada symmetrical triangle dan flag juga berlaku pada pennant.
Di bawah ini adalah ilustrasi yang menggambarkan bentuk pennant.

Nah, itulah sekilas gambaran tentang pattern Flag dan Pennant. 2 pattern ini merupakan jenis continous pattern yang artinya merupakan pattern penerusan trend. Untuk ulasan tentang seputar trading yang lain bisa kita kupas dilain kesempatan. Jika ada yang berminat pesan PDF teknik PS125 dan FIBO125 bisa klik DisiniSee you next time 😉😉😉

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anda Trader Pemula? Cocok pakai teknik ini

Hallo traders! Kita akan segera memulai edukasi sore ini dengan materi "Crossing moving average" dan aplikasinya dalam trading Forex di MT4

Strategi Forex tidak perlu rumit untuk bisa mendapatkan analisa yang akurat.  Alat paling sederhana yang telah ditetapkan pada platform MT4 sudah cukup untuk membuat profit 1000 pips. Alat apakah yang dimaksud?

Tentu saja pakai MOVING AVERAGE. Teknik yang digunakan adalah sesuai dengan judul edukasi kita sore ini yaitu "Crossing Moving Average"

Jadi, apa itu strategi crossover?

Strategi crossover adalah di mana pemicu untuk memasuki sebuah trade adalah ketika crossover Moving Average terjadi. Misalnya, harga melintasi garis MA. Mari simak cara penggunaanya..

Lalu MA berapa yang harus kita gunakan?
1. Memasang MA Crossover

Agar bisa menggunakan MA Crosover, pertama-tama Anda harus memasang beberapa indikator Moving Average dulu, yaitu MA 13 (biru), MA 8 (hijau), dan MA 5 (merah).
Warna garis MA dibuat berbeda-beda agar MA Cross…

Trading saat market sideways

Halooo... Selamat sore semua nya

Apa kabar hari ini?
smoga semua dalam keadaan Happy ya.. karena semalam kita sudah diajar melayan layan dan terbang tinggi bersama gold. hehehe

Akhir akhir ini kita bisa melihat pasar begitu sulit, bisa dikatakan range harga bergerak di suatu area yang cukup lebar.

Hari ini saya akan mensharingkan sebuah ilmu dan juga pengetahuan untuk melakukan trading di sebuah range tertentu.

" Trading pada saat market sideways "

Apa iya bisa?

Dalam kondisi sideways kita tidak akan pernah tahu kapan akan berakhir, yang bisa kita lakukan adalah menunggu atau keluar dari pasar seperti ini sampai kondisi trend benar- benar jelas.

Dalam kondisi ini area sideways dari sebuah market juga bisa disebut area supply dan demand, area supply artinya banyaknya candlestick yang berjajar yang posisinya di atas atau resistance sedangkan area demand artinya banyaknya candlestick yang berjajar di area support.

Kondisi market sideways disebabkan karena antara bullish (pembel…

Profit banyak dengan pair ini !!!

Hallo para trader,
kita jumpa lagi...
Gimana trading kita minggu kemarin ?
Alhamdulillah kalau profit, bagi yang masih sering Loss bahkan MC ? Sabar, tinggal dilatih aja skill dan insting tradingnya. Insyallah tradingnya akan lebih akurat.

Kali ini saya mau mengulas satu pair yang mencoba membentuk suatu pattern.
Pair ini adalah NZDUSD.
So kita kupas satu persatu.
Poin-poinnya :
* Kita tahu Minggu kemarin pair ini mengalami kenaikan yang cukup lumayan.
* Namun sebagai catatan, alangkah bijaknya jika kita trading dengan menggunakan timeframe yang lebih besar.
* Timeframe yang dipakai minimal haruslah H4 atau D1 seperti gambar diatas
* Dari gambar diatas kita bisa melihat gambaran yang lebih jelas tentang suatu pergerakan
* Nah, ini sekarang yang menarik. Pattern-pattern tersebut selain membentuk flag, ternyata pattern tersebut bisa kita simpulkan sebagai secondary reaction dari sebuah trend
* Yang artinya, sifat secondary reaction ini adalah hanya sebagai retracement dari trend utama